JAKARTA, iNews.id - Kementerian Haji dan Umrah menetapkan jadwal perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 10 April 2027, sedangkan kloter pertama berangkat ke Madinah sehari kemudian.
Penetapan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2027 tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026. Jadwal itu disusun dengan mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan kepastian jadwal tersebut memungkinkan calon jemaah haji mempersiapkan keberangkatan lebih awal.
"Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan. Jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari. Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman," ujar Maria dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menjelaskan RPH menjadi pedoman bagi seluruh pihak dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji. Koordinasi diperlukan agar tahapan perencanaan, pemberangkatan, pelayanan, hingga pemulangan jemaah berjalan tertib.