Haji Normal Baru?

Agung Legiarta
Jurnalis iNews Agung Legiarta

Berkaca dari pengalaman haji Indonesia sebelumnya, penyesuaian meliputi seluruh tahapan pra, masa puncak haji dan pasca-pelaksanaan. Tahapan pra adalah kondisi semenjak calhaj di embarkasi, keberangkatan dan kedatangan di Tanah Suci, termasuk masa tinggal sebelum masuk puncak.

Pada tahapan ini, 230.00 calhaj terbagi gelombang pertama (rute perjalanan ke Madinah dulu baru ke Makkah) dan gelombang dua (rute ke Makkah lanjut ke Madinah). Sementara masing-masing gelombang melibatkan 200-300 kloter (450 orang/kloter). Persoalan muncul bagaimana protokol jaga jarak di embarkasi, di bandara/pesawat, di kamar penginapan, di kendaraan/bus sholawat yang selalu penuh, misalnya, bagaimana mengatur lebar jarak 2 meter.

Upaya ekstra dibutuhkan saat masuk tahapan puncak haji di kota Makkah (fase pergerakan Arafah-Muzdalifah-Mina). Haji Indonesia berkumpul bersama jutaan orang dari berbagai negara lain. Persoalan utama menyangkut bagaimana pelaksanaan wajib dan rukun haji, misal Tawaf, bagaimana jaga jarak calhaj mengelilingi Kakbah atau pembagian jika pun harus dibuat shift. Meski sudah diperluas area mataf, atau di bagian koridor 1 hingga atap, tetap saja dirasa sempit jika memasuki puncak haji.

Menilik praktik Salat Id kemarin di area masjidil Haram terutama di lantai bawah yang berjarak, terasa mustahil untuk menjaga jarak fisik sekalipun dibatasi limit jumlah orang. Belum lagi kepadatan massa saat wukuf Arafah, mabit Muzdalifah dan Mina, serta jumrah yang lagi-lagi dengan area terbatas. Bagi Anda yang pernah melihat kondisi jamaah calhaj di tenda-tenda pasti paham kondisinya.

Terakhir, tahapan pascahaji yang menjadi waktu-waktu di mana sebagian besar jamaah terkuras tenaga secara fisik. Kondisi drop kecapaian menjadi rentan terjangkit oleh penyakit. Gangguan saluran pernapasan, heatstroke, atau Mers-COV menjadi penyakit utama yang ada, ditambah potensi dari Covid-19, tentunya hal ini tidak bisa disepelekan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
6 jam lalu

Arab Saudi Blokir Uang Muka Haji 2027 Rp66,6 Miliar, RI Ajukan Keberatan

3 hari lalu

Houthi Klaim Tenggelamkan Kapal Perang Arab Saudi, Hancurkan Gudang Senjata

3 hari lalu

Raja Salman Doakan Korban Gempa NTT: Semoga Lekas Sembuh!

4 hari lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal