Harga Minyak Mentah RI Naik Jadi 112,81 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Iqbal Dwi Purnama
Harga minyak mentah Indonesia naik 23,38 dolar AS menjadi 112,81 dolar AS per barel pada September 2026 akibat tekanan geopolitik. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Meski harga minyak melonjak pada September, pemerintah memperkirakan ICP pada Oktober 2026 mulai melandai ke kisaran 98–103 dolar AS per barel. Namun, harga tersebut masih tergolong tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik dan risiko gangguan pasokan energi global.

Laode menegaskan, pemerintah akan terus mencermati perkembangan harga minyak dunia untuk menentukan langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Kami memastikan formula ICP tetap transparan mencerminkan dinamika pasar internasional agar tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas," tuturnya.

ICP menjadi salah satu acuan penting dalam perhitungan penerimaan negara dari sektor hulu minyak dan gas bumi serta penyusunan asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena itu, pergerakan harga minyak dunia turut menjadi perhatian pemerintah, baik dari sisi penerimaan negara maupun pengelolaan sektor energi di tengah gejolak pasar global.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Cerita Bahlil Lobi Beli Minyak ke Negara Afrika: Untung Kulitnya Sama dengan Saya

5 hari lalu

Hilirisasi Rp180 Triliun di Halmahera Perkuat Ketahanan Energi Indonesia, Ekspor Perdana Baterai EV Dimulai

7 hari lalu

Distribusi Mulai Pulih, Harga Minyak Dunia Turun ke 89 Dolar AS per Barel

8 hari lalu

Bos Saudi Aramco Peringatkan Cadangan Minyak Dunia Menipis: Butuh 2 Tahun untuk Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal