Hari Buruh, Ketua DPR Berharap Tak Ada PHK

Felldy Aslya Utama
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini juga meminta Pemerintah dapat memastikan para buruh yang terdampak pandemi covid-19 mendapatkan bantuan sosial (bansos). Puan mengaku prihatin May Day kali ini berada dalam suasana pandemi Covid-19.

"Mari kita merayakan Hari Buruh tahun ini dengan berpedoman pada protokol kesehatan pandemi Covid-19 tanpa mengurangi arti penting May Day dalam sejarah perjuangan perbaikan nasib para buruh," katanya.

DPR, Puan mengklaim, selalu memperhatikan nasib buruh. Contohnya, menurut dia, DPR menundaan pembahasan klaster ketenagakerjaan dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Kami di DPR melihat sosialisasi dan penyerapan aspirasi terkait pasal-pasal ketenagakerjaan yang ada di dalamnya belum optimal, apalagi di tengah situasi semua pihak sedang fokus pada penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19," ujarnya.

Puan memaparkan, penundaan tersebut agar DPR bisa optimal menerima aspirasi dan masukan dari para buruh melalui serikat pekerja dan organisasi-organisasi buruh lainnya. "Kita ingin RUU Cipta Kerja mewujudkan cipta sejahtera bagi masyarakat, khususnya para buruh," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan 2 Pabrik Otomotif di Jatim Tunda Pindah ke Vietnam, Tak Ada PHK Massal

57 tahun lalu

Volkswagen Akan PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik di Jerman Terancam Tutup

57 tahun lalu

Gelombang PHK Ancam Daya Beli, Partai Perindo Dorong Proteksi Industri Padat Karya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal