Hari Raya Natal saat Pandemi, Keuskupan Agung Minta Perayaan Sederhana

Binti Mufarida
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Romo Adi pun mengatakan jika perayaan Natal secara langsung di Gereja Katedral tetap dilakukan, namun harus sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan. 

“Sudah 3 bulan ini kami mengadakan peribadatan tatap muka, offline. Dan untuk Natal peribadatan tetap ada, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan durasi yang dipersingkat dan aturan yang semakin ketat. Apalagi di daerah DKI Jakarta situasinya semakin seperti kita ketahui bersama,” katanya.

Untuk peribadatan di Gereja Katedral, kata Romo Adi ada dua yakni melalui online maupun offline. Setiap jemaat wajib memakai masker bila ingin beribadah secara offline.

“Bagi umat yang datang untuk offline, pertama di harus terdaftar secara online, mengikuti protokol, menggunakan masker dari rumah di tempat ibadah sampai pulang tidak boleh lepas masker, menjaga jarak sebagaimana sudah kami lakukan selama ini, memastikan sehat dan para pelayan peribadatan juga dipastikan bebas Covid dengan tes yang ada," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Health
1 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
1 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
1 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal