Hasilkan Pemimpin Berkualitas, KPU Dorong Peran Strategis Perempuan pada Pemilu 2024 

Sekar Paring Gusti
(Foto: Ilustrasi/Ist)

Sementara itu, Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Titi Anggraini menilai, partisipasi pemilih perempuan di Indonesia memiliki karakter unik dengan angka partisipasi empat persen lebih tinggi dari pada pemilih laki-laki.

“Jadi, mereka pas pencoblosan kebanyakan ada di rumah dibanding laki-laki, dan pasti ke TPS. Makanya, pemilih perempuan yang menyampaikan hak pilihnya lebih banyak daripada laki-laki,” kata Titi.

Namun, begitu, pemilih perempuan harus didorong agar menjadi pemilih cerdas dan tidak hanya sebagai pemilih saja, melainkan aktif didalam perpolitikan itu sendiri.

“Kita ingin mereka menjadi pemilih. Lalu, masuk dalam pusaran politik gagasan dan terlibat dalam program visi misi kandidat,” tutur Titi, seraya menambahkan mengenai tantangan besar saat ini, yaitu bagaimana mentransformasi loyalitas pemilih perempuan menjadi pemilih perempuan yang berdaya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bonatua Laporkan KPU dan Gibran ke Bawaslu Buntut Syarat Pendidikan Cawapres Bermasalah

4 hari lalu

RUU Pemilu, Komisi II DPR Kaji Tambah Anggota KPU dan Bawaslu

8 hari lalu

Doli Kurnia Minta KPU Ungkap Alasan Pasal PKPU soal Gibran Tak Dibahas di DPR

8 hari lalu

Doli Kurnia Usul Komisi II DPR Gelar Rapat Khusus dengan KPU, Bahas Pasal Ijazah Gibran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal