Hasto Nilai Buku Merahnya Ajaran Bung Karno Jadi Pedoman Lawan Ketidakadilan

Felldy Aslya Utama
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai buku Merahnya Ajaran Bung Karno menjadi pedoman bagi rakyat untuk melawan ketidakadilan. (Foto: PDIP)

Sementara itu, Airlangga Pribadi Kusman menyinggung gagasan theatre of the oppress atau teater kaum tertindas yang muncul pada 1970-an. Menurut dia, gagasan yang ditulis Sastrawan Augusto Boal itu menggambarkan perjuangan  Bung Karno yang melawan penindasan oleh penjajah untuk mendorong pembebasan. 

Dia menilai semangat itu kini sudah berbeda. Teater yang terpampang dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan mengacu ke kaum tertindas, melainkan  menjurus ke theatre of the oppresor alias teater kaum penindas.

Dalam teater tersebut, kata Airlangga, rakyat tak diberi kesempatan untuk melakukan perubahan sosial.

"Menjadikan rakyat diam, takut, bungkam. Yang di dalam theatre of the oppresor ini berisi kisah drama Korea tentang pembungkaman, penipuan, politisasi hukum, dan berbagai macam intrik kekuasaan," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 jam lalu

Megawati Soroti 1 Juta Lulusan S1-S3 Menganggur, Minta Kader PDIP Bedah Akar Masalah

16 jam lalu

Megawati Minta Kader PDIP Rangkul Generasi Muda, Aktif Turun ke Rakyat

2 hari lalu

Soekarno Cup 2026 Resmi Dimulai di Surabaya! 16 Tim Berebut Trofi, Panggung Talenta Muda

6 hari lalu

PDIP Tekankan ASI Kunci Cegah Stunting, Cetak Pemimpin Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal