Ketika memasuki kembali atmosfer, benda antariksa bergerak dengan kecepatan sangat tinggi sehingga mengalami pemanasan ekstrem akibat interaksi dengan udara. Sebagian besar material dapat terbakar, meleleh, atau terpecah menjadi bagian-bagian lebih kecil.
“Proses tersebut terkadang menghasilkan cahaya terang yang dapat terlihat dari permukaan Bumi, bahkan disertai suara dentuman atau gemuruh ketika terjadi gelombang kejut di atmosfer,” ujar Thomas.
Meski demikian, tidak semua bagian wahana antariksa habis terbakar selama proses tersebut. Material tertentu yang lebih tahan panas dapat bertahan melewati atmosfer dan mencapai permukaan Bumi.
“Fenomena inilah yang menjadi salah satu kemungkinan penjelasan terhadap ditemukannya kepingan logam berukuran besar di perkebunan sawit Sampit,” katanya.
Meski analisis orbit memberikan petunjuk kuat, Thomas menegaskan bahwa pemeriksaan fisik tetap penting untuk memastikan identitas komponen yang ditemukan. Pemeriksaan tersebut mencakup kecocokan bentuk, material, serta penandaan pada benda dengan informasi teknis roket.