Hindari Pemalsuan Dokumen, Kemenag Terbitkan Kartu Nikah Digital

Widya Michella
Ilustrasi Kartu Nikah Digital (Foto: Kemenag)

JAKARTA, iNews.id -Kementerian Agama (Kemenag) akan merilis Kartu Nikah Digital guna memudahkan pasangan suami istri dalam proses administrasi pernikahan dan menghindari pemalsuan dokumen. Perilisan Kartu Nikah Digital akan dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran enam KUA Piloting di KUA Banjarnegara, Jawa Tengah. 

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Muharam Marzuki menyampaikan setidaknya ada tiga poin maat digitalisasi kartu nikah yaitu Pertama, Akses data pernikahan pasangan suami istri menjadi lebih cepat. Kedua, mempermudah pengecekan keabsahan pernikahan pasangan suami istri.

"Kita juga bisa mengecek benarkah mereka berdua benar-benar pasangan suami istri. Kemudian kita juga bisa mengecek secara cepat kapan menikahnya,” kata Muharam, Rabu (19/5/2021).

Ketiga keberadaan Kartu Nikah Digital ini diharapkan dapat membantu Kemenag untuk menghindari pemalsuan dokumen pernikahan dan praktik penipuan yang dilakukan oleh salah satu pasangan.

"Jadi susah mau nipu-nipu, oh saya belum nikah, nanti ketahuan dari kartu tersebut sekaligus memudahkan pasangan pengantin atau suami istri untuk berpergian tanpa harus khawatir dicurigai apabila mereka pergi bersama. Jadi sudah bisa dicek melalui Kartu Nikah Digital tadi. Biasanya pada hotel atau tempat berlogo syariah pasti mereka bertanya," kata Muharam.

Dia menambahkan nantinya Kartu Nikah Digital dapat mempercepat proses administrasi pasangan pengantin. Pasangan pengantin yang baru saja usai melangsungkan pernikahannya dapat menerima Kartu Nikah Digital secara online yang dikirim pihak KUA kepada pasangan pengantin melalui nomor WhatsApp maupun alamat email. 

"Begitu selesai melakukan akad nikah,pihak KUA bisa mengeksekusi Kartu Nikah Digital yang kemudian dikirim kepada pasangan pengantin melalui layanan online seperti WhatsApp atau melalui email. Itu sudah terakses dari pihak KUA bisa langsung mengirim ke nomor telepon atau email yang didaftarkan. Itu sudah mengurangi waktu, biaya. Dari sisi kecepatan pun cepat,” tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

ISEF 2026, Kemenag Dorong 3 Strategi Penguatan Zakat Produktif demi Kemandirian Mustahik

6 hari lalu

Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib Kelas 3 MI, Kemenag Latih 6.000 Guru

6 hari lalu

Sejarah Baru! Kemenag-Al Azhar Mesir Teken MoU, Buka Peluang Double Degree

12 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Auditor Itjen Kemenag Akui Tuduhan Fee Katering ke Gus Yaqut Cuma Rumor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal