Hotspot Karhutla Turun Jadi 387 Titik, Sumsel dan Kalteng Masih Tertinggi

Yuwantoro Winduajie
Kemenhut mencatat jumlah titik panas atau hotspot karhutla di Indonesia turun menjadi 387 titik. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi satu-satunya provinsi prioritas yang mengalami kenaikan jumlah hotspot, yakni dari 31 menjadi 37 titik. Adapun Kalimantan Barat mencatat 12 titik, turun dari 47 titik, sedangkan Jambi turun dari 16 menjadi tiga titik. Riau tidak mencatat hotspot pada periode tersebut.

Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 268 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi, turun dari 543 titik sehari sebelumnya. Data tersebut bersumber dari pemantauan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20.

Ristianto mengingatkan, jumlah hotspot tidak bisa langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran ataupun luas lahan yang terbakar. Sebab, satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa titik panas.

"Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit dan tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal yang terbakar," kata Ristianto dalam keterangannya.

Karena itu, setiap indikasi hotspot perlu diverifikasi melalui pengecekan lapangan atau groundcheck. Langkah ini diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menentukan tindakan penanganan yang tepat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
18 jam lalu

Karhutla Intai Permukiman, Warga Palangka Raya Panik Selamatkan Motor hingga Hewan Peliharaan

2 hari lalu

Langit Muaro Jambi Memerah Imbas Kabut Asap Karhutla, Indeks ISPU Tembus 401

2 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Malaysia Tutup Semua Sekolah di Johor

3 hari lalu

Pilu! Bayi Bekantan Terpisah dari Induk Imbas Karhutla di Kotim, Ditemukan Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal