ICW : Ada Indikasi Persekongkolan Tender dan Pembayaran Proyek BTS kepada Sub Kontraktor Telat

Jonathan Simanjuntak
Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto menyebut ada indikasi pelanggaran proses tender di proyek BTS. (Foto ist).

JAKARTA, iNews.id - Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga ada keterlambatan pembayaran terhadap sub kontraktor pada proyek pembangunan base transceiver station (BTS) 4G oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Keterlambatan pembayaran tersebut berujung pada penyegelan tower.

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto mengatakan keterlambatan pembayaran ini setidaknya terdeteksi di Sumbawa dan Natuna. Menurutnya prosentasi pekerjaanya ada yang sudah 100 persen dan lainnya 60 persen selesai.

"Nah apa konsekuensi dari keterlambatan ini? Jadi sub kontraktor yang mengerjakan proyek di dua lokasi itu  pada akhirnya melakukan penyegelan tower karena mereka belum dibayar," ungkap Agus, Minggu (27/11/2022).

Padahal menurut Agus proses pembangunan BTS tersebut meliputi banyak tahapan mulai dari pembangunan, instalasi, pemasangan micro chip dan lainnya. Sub kontraktor yang belum mendapatkan pembayarannya pada akhirnya tidak mau melaksanakan pekerjaannya.

"Kami menduga ada penyerahan berita acara serah terima (BAST) yang tidak dilengkapi oleh bukti pembayaran kepada sub kontraktor, nah ini tentu kalau kita cek dari Perpres 16/2018 dan perubahannya, ini tentu melanggar secara administrastif," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Gadget
15 hari lalu

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Gadget, Orang Tua Wajib Tahu

Nasional
21 hari lalu

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK

Nasional
1 bulan lalu

Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani Divonis 6 Tahun Penjara Kasus Korupsi PDNS

Bisnis
1 bulan lalu

Kinerja Transaction Banking BRI Impresif, Dorong Penguatan Dana Murah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal