IDAI Angkat Bicara soal Bayi Alena Meninggal Dunia usai Diberi Telur Mentah

Muhammad Sukardi
Dokter Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, memberi peringatan untuk tidak membeirkan telur mentah ke bayi. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) angkat bicara menyusul kasus meninggalnya bayi Alena yang berusia 28 hari setelah sebelumnya dikabarkan mengalami demam dan diduga diberikan telur mentah oleh neneknya. 

IDAI mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memberikan makanan kepada bayi, terutama yang belum genap berusia enam bulan. Terlebih memberikan telur mentah, karena sangat berbahaya bagi kesehatan bayi.

Dalam pernyataan resminya, IDAI menegaskan bahwa pemberian makanan kepada bayi harus memperhatikan usia, kebutuhan gizi, kesiapan perkembangan, serta keamanan pangan. Telur mentah atau setengah matang tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi dan anak karena berisiko mengandung bakteri penyebab infeksi.

Ketua Pengurus Pusat IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), menjelaskan bahwa telur mentah atau setengah matang dapat mengandung bakteri Salmonella yang menyebabkan infeksi saluran cerna atau salmonelosis.

Infeksi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala, mulai dari diare, demam, nyeri perut, muntah, hingga dehidrasi. Pada bayi dan anak kecil, infeksi dapat berlangsung lebih berat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
13 menit lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Bayi Alena Ternyata Demam Tinggi dan Dikasih Telur Mentah

25 menit lalu

Tragis! Bayi Berusia 28 Hari Meninggal Dunia usai Diberikan Telur Mentah oleh Neneknya

4 hari lalu

Kediri Geger! Polisi Ungkap 2 Kasus Pembunuhan Bayi dan Aborsi, 4 Orang Jadi Tersangka

5 hari lalu

Pilu! Bayi Bekantan Terpisah dari Induk Imbas Karhutla di Kotim, Ditemukan Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal