Idrus Marham Minta Kader Golkar Kembalikan Uang ke KPK

Antara
Ilma De Sabrini
Mantan Menteri Sosial Idrus Marham. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrina)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Idrus diperiksa untuk tersangka mantan anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan Pengusaha Johannes Kotjo.

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar itu keluar dari gedung KPK sekitar pukul 11.30 WIB. Dia meminta kepada para kader Golkar yang menerima uang dengan cara tidak sah segera mengembalikan ke KPK.

“Kalau ada kader-kader Golkar yang memang mengambil uang, kembalikan. Ini kalau kita cinta Golkar,” kata Idrus di gedung KPK Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Pernyataan Idrus itu merespons keterangan tersangka Eni Maulani Saragih, yang juga politikus Partai Golkar. Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu sempat mengutarakan setidaknya ada Rp2 miliar dari uang suap PLTU Riau-1 mengalir ke kegiatan Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) Partai Golkar 2017.

“Selaku mantan Sekjen yang cukup lama, saya mengimbau kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar, utamanya pada kader Golkar yang terkait dengan hukum. Kalau memang kita cinta kepada Golkar, kita sayang kepada Golkar, ya mari kita berbuat untuk Golkar. Misalkan, kalau memang tidak ada kaitan sama Golkar, ya jangan kita mengatakan ada kaitan dengan Golkar. Jangan jadi polemik, itu tidak bagus,” ujar Idrus.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
7 jam lalu

Terungkap, MAKI Telah Laporkan Kasus Korupsi Asabri ke KPK sejak Akhir 2024

8 jam lalu

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi terkait Kasus Suap di Muara Enim

10 jam lalu

Gus Miftah Diduga Terima Rp100 Juta terkait Kasus Korupsi DJKA, KPK bakal Dalami

15 jam lalu

Yaqut Pede Hadapi Sidang Kasus Kuota Haji: Nanti Terbuka Mana yang Benar dan Salah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal