Idul Fitri Muhammadiyah dan NU Berpotensi Berbeda, Begini Respons Wapres Ma'ruf Amin

Binti Mufarida
Wapres Ma`ruf Amin (dok. Setwapres)

Wapres pun mengatakan bahwa masing-masing Organisasi Islam terbesar di Indonesia itu baik Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama (NU) telah mempunyai metode masing-masing untuk menentukan Hari Raya.

“Jadi walaupun dia sudah di atas ufuk tapi di bawah dua derajat itu metode inkanurukyat,” kata Wapres.

“Tapi Muhammadiyah memang menggunakan wujudul hilal, asal wujud, asal ada saja, walaupun setengah derajat masuk, nah ini beda,” imbuh dia.

Diketahui, Muhammadiyah berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal menetapkan bahwa 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Jumat, 21 April 2023. Sementara itu, NU berpedoman jika dilihat dari ketinggian hilal berdasarkan matahari terbenam, tetapi masih di bawah kriteria minimum imkanur rukyah. Sehingga, puasa Ramadan tahun ini akan digenapkan menjadi 30 hari.

“Nah ini sudah lama diupayakan untuk bisa bertemu tapi belum ada metode yang bisa menyatukan,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Profil Ra Mamak, Kiai Muda asal Sumenep Suami Inayah Wahid

Nasional
9 hari lalu

6 Contoh Sambutan Ketua RT Acara Halalbihalal 2026 yang Singkat dan Berkesan

Seleb
17 hari lalu

Lucinta Luna Pilih Salat Idul Fitri di Korea Selatan, Belum Siap Hadapi Hujatan di Indonesia

Megapolitan
17 hari lalu

Tradisi Lebaran Unik Warga Duta Kranji Bekasi, Bersalaman Sepanjang Jalan Saling Memaafkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal