Ilmuwan Sebut Lempeng Raksasa di Samudera Hindia Terbelah 2, Ini Kata BMKG

Antara
Ilmuwan menyebut lempeng tektonik raksasa di Samudera Hindia terbelah dua dalam kecepatan lambat. (Foto: The Sun).

JAKARTA, iNews.id – Sejumlah peneliti mengungkap kemungkinan lempeng tektonik raksasa di Samudera Hindia akan terbelah dua. Namun ilmuwan itu menyebut perpecahan akan terjadi dengan kecepatan lambat yaitu 0,06 inci atau 1,7 milimeter per tahun.

Merespons perkiraan yang dikutip LiveScience itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, semua lempeng tektonik terus bergerak. Kendati demikian, pergerakan berjalan dalam tempo sangat lambat.

"Jadi pergerakannya itu sangat kecil dan lambat sekali. Tetapi (lempeng tektonik) itu terus bergerak," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Rahmat menegaskan, semua lempeng tektonik pada dasarnya terus bergerak sangat lambat. Pergerakan terjadi karena lempeng tektonik berdiri di atas sebuah cairan (likuid) magma. Ini yang menyebabkannya terus bergerak.

Hamparan benua yang terbentuk saat ini, kata dia, merupakan hasil dari pergerakan yang terjadi sejak jutaan tahun lalu. Pergerakan itu sering kali menyebabkan gempa bumi sehingga beberapa lempeng saling bergerak dan saling bertemu.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Waspada! BMKG Prediksi Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter 1-4 April 2026

Nasional
3 hari lalu

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Hari Pertama Sekolah usai Libur Lebaran

Nasional
3 hari lalu

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi hingga 1 April 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Megapolitan
3 hari lalu

Waspada! Hujan Lebat Guyur Jabodetabek hingga 2 April

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal