Ilmuwan Sebut Lempeng Raksasa di Samudera Hindia Terbelah 2, Ini Kata BMKG

Antara
Ilmuwan menyebut lempeng tektonik raksasa di Samudera Hindia terbelah dua dalam kecepatan lambat. (Foto: The Sun).

Kendati demikian, Rahmat mengatakan, pergerakan tiap-tiap lempeng tersebut berbeda-beda.

"Kalau di selatan Indonesia, Hindia-Australia itu sekitar 7-10 sentimeter per tahun. Ada yang bilang sekitar 6 sentimeter. Tetapi itu relatif," katanya.

Jika yang dimaksud perpecahan dalam prediksi para ilmuwan itu berada di batas pertemuan lempeng besar yang terakumulasi dalam waktu puluhan tahun sehingga melepaskan energi dan menyebabkan gempa besar, hal itu bisa saja terjadi.

Namun, jika perpecahan itu terjadi secara tiba-tiba dan dalam jarak cukup besar, menurutnya, tidak mungkin terjadi.

"Kalau tiba-tiba pecah dengan jarak yang besar, enggak mungkin. Bisa kiamat nanti negeri ini. Tidak hanya negeri ini, tetapi juga bumi ini," ucap Rahmat.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Waspada! BMKG Prediksi Kemarau Tahun 2026 bakal Lebih Kering

Nasional
7 hari lalu

BMKG Catat 544 Gempa Susulan Guncang Bitung Sulut usai M7,6: Tren Mulai Menurun

Buletin
9 hari lalu

Detik-Detik Gempa M7,6 Guncang Bitung, Warga Panik Berhamburan

Nasional
9 hari lalu

Gempa Besar M7,6 Guncang Bitung, 30 Rumah di Maluku Utara Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal