Indonesia Bidik Posisi Nomor 1 Dunia Produsen Panas Bumi, Geser AS

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi produsen geothermal atau panas bumi (Foto: Pixabay)

"Nah ke depannya, momen 100 tahun ini bukan hanya sebagai momen sejarah, tapi saatnya kita memperlihatkan kepada dunia bahwasannya kita itu bisa menjadi leader dalam pengembangan panas bumi," katanya.

Untuk mendukung ambisi tersebut, PGE terus mempercepat pengembangan sejumlah proyek strategis, di antaranya Lumut Balai Unit 3 dan 4, Hululais Unit 1 dan 2, serta Lahendong Unit 7 dan 8.

Melalui pengembangan proyek-proyek tersebut, perseroan menargetkan kapasitas terpasang panas bumi mencapai 1 GW pada 2028, meningkat dari posisi saat ini sebesar 727 megawatt (MW). Selanjutnya, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2034.

"Target kita tahun 2028 menjadi 1 gigawatt dari 727 megawatt saat ini. Kemudian di tahun 2034 kita akan menjadi 1,8 gigawatt. Nah itu target kita dan pemerintah sendiri melalui Ditjen EBTKE memiliki target. Dalam artian tahun 2030 menjadi nomor satu di dunia," katanya.

Ahmad menilai percepatan pengembangan panas bumi membutuhkan dukungan kebijakan pemerintah, terutama terkait kepastian keekonomian proyek dan investasi. Untuk itu, PGE tengah melakukan advokasi kepada pemerintah agar merevisi ketentuan tarif panas bumi dalam Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

3 jam lalu

Profil Abdul El Sayed, Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

3 jam lalu

Israel Ketar-ketir Partai Demokrat Kuasai Kongres AS, Singgung Bantuan Senjata dan Perang Iran

4 jam lalu

Trump Akui Partai Republik Kalah gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal