JAKARTA, iNews.id - Indonesia menawarkan peluang investasi energi terbarukan berbasis tenaga surya dengan total kapasitas mencapai 100 gigawatt peak (GWp) kepada investorAmerika Serikat (AS). Penawaran tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi energi sekaligus mendorong pengembangan industri energi hijau di dalam negeri.
Peluang investasi tersebut disampaikan dalam Indonesia Solar Investment Forum 2026 yang digelar Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) bersama Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) New York. Forum tersebut juga didukung Tenggara Strategics dan SANARA.
Ketua Umum AESI Mada Ayu Habsari mengatakan, target 100 GWp membutuhkan sinergi dan kemitraan global, terutama untuk menghimpun modal swasta dalam skala besar.
"Target 100 GWp adalah mandat kerja langsung, dan peluang bagi investor sudah terbuka saat ini. Kita memiliki proyek skala utilitas seperti program Mentari 1 dan Mentari 2 yang menawarkan 2,7 GWp, bersama dengan tender elektrifikasi pedesaan yang menyasar lebih dari 600 desa tahun depan," ujar Mada dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Dia mengatakan AESI terus menjalin kerja sama dengan mitra internasional untuk merealisasikan berbagai portofolio proyek energi surya yang dinilai siap dikembangkan di Indonesia.