Ingatkan KPK, Amien Rais: Hati-Hati Agus Rahardjo, Kekuasaan Berputar

Felldy Aslya Utama
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tebang pilih dalam menangani kasus-kasus rasuah. Mantan ketua MPR itu mengatakan, banyak kasus korupsi yang menyeret sejumlah nama besar namun tidak diusut tuntas.

Sebaliknya, ada banyak kasus kecil yang begitu cepat diusut oleh KPK. Dia mencontohkan kasus gratifikasi yang menyeret Irman Gusman. Gara-gara menerima Rp100 juta, mantan ketua DPD itu kini harus menjalani hukuman pidana penjara di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, selama 4,5 tahun.

Selain itu, ada juga mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq yang beberapa tahun lalu didakwa menerima Rp3,5 miliar dalam kasus impor daging sapi, kini dipenjara 17 tahun.

Sementara, kata Amien, ada tiga proyek luar biasa dahsyatnya, yang juga dapat menggoyang sendi kedaulatan bangsa, namun tidak diusut hingga tuntas oleh KPK. Ketiga proyek besar itu adalah reklamasi Teluk Jakarta yang nilai totalnya mencapai Rp300 triliun; proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi senilai Rp280 triliun, dan; proyek kereta api cepat Jakarta–Bandung senilai Rp90 triliun.


“(Kepada ketua) KPK akan kita usulkan, ‘Eh Agus Rahardjo, Anda jangan tebang pilih. Yang kecil dihukum, yang gede dibiarkan menggoyahkan kedaulatan negara’,” ujar Amien dalam acara diskusi yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (29/10/2018).

Amien juga membandingkan perlakuan berbeda KPK antara Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dan sejumlah nama besar yang pernah dicekal seperti Aguan (bos Agung Sedayu Group), Sunny Tanuwidjaja (mantan staf Basuki Tjahaja Prunama alias Ahok), dan Richard Halim Kusuma (anak Aguan).

“Aguan dicekal (ke luar negeri), makan malam di istana, kemudian dicabut (pencekalannya). Wakil ketua DPR (Taufik Kurniawan) langsung dicekal. Jadi, Agus Rahardjo, Anda hati-hati, dunia berputar, kekuasaan berputar,” ucap Amien mengingatkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Noel Ebenezer Ngaku Tak Tahu Pejabat Harus Lapor Penerimaan Hadiah ke KPK: Saya Menyesal

Nasional
18 jam lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Nasional
21 jam lalu

Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

Nasional
22 jam lalu

KPK Hibahkan 13 Tanah Rampasan Koruptor ke Pemkab Indragiri Hilir, Total Senilai Rp3,6 Miliar

Nasional
2 hari lalu

Heboh Anggaran Sepatu Siswa Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Mensos: Kami Sangat Terbuka Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal