Ini Analisis Pertimbangan Reshuffle Kabinet Versi Ketua DPP Perindo

Dimas Choirul
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Tama S Langkun (dok. Perindo)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo mengumumkan reshuffle kabinet pada Rabu (15/6/2022) lalu. Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Tama S Langkun menjelaskan reshuffle dilakukan dengan berbagai pertimbangan seperti kinerja kabinet hingga konteks politik.

"Semuanya (faktor kinerja dan politik) ada di sana. Artinya suatu hal yang wajar," kata Tama dalam diskusi MNC Trijaya FM bertajuk 'Polemik Dramaturgi Reshuffle', Sabtu (18/6/2022).

Pertama, terkait kinerja kabinet, banyak masalah yang belakangan terjadi di lingkungan kementerian. Kasus korupsi dan tidak sanggupnya mengendalikan harga bahan pokok membuat Presiden harus segera melakukan reshuffle. 

"Dia (Jokowi) bisa mengganti pembantu-pembantunya karena kalau pembantunya (kinerja) jelek pun, juga pasti yang ketampar ya pimpinannya," kata Tama.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Genap 1 Tahun, Puspadaya Perindo Putar Dokumentasi Jejak Dampingi Korban Kekerasan Seksual

Nasional
6 hari lalu

Perindo Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Transportasi usai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Nasional
10 hari lalu

Perindo Targetkan jadi Partai Tercepat Lolos Verifikasi KPU 2027

Megapolitan
10 hari lalu

Jelang Verifikasi 2027, DPD Partai Perindo Jaktim Matangkan Struktur lewat Rakorda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal