Istana Bantah Baru Bergerak saat Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS: Kita Rapatnya Intens

Felldy Aslya Utama
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (foto: Felldy Utama)

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh variabel yang sangat kompleks dan tidak hanya bersumber dari satu faktor saja. Salah satunya masalah fundamental ekonomi nasional, termasuk ketergantungan terhadap barang impor.

"Naiknya nilai tukar rupiah itu kan tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor, faktor variabelnya juga banyak. Kemandirian kita secara ekonomi itu juga mempengaruhi kekuatan mata uang kita," katanya.

Mengenai potensi rupiah yang disebut bisa menyentuh angka Rp19.000 per dolar AS, Prasetyo menekankan solusi utama yang tengah dijalankan saat ini adalah mempererat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
6 jam lalu

Pemerintah Pesan Pesawat Beriev hingga 2.000 Truk Pemadam untuk Tangani Karhutla

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS, Ini Pemicunya 

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp17.860 per Dolar AS Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

7 hari lalu

Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal