Jadi Tersangka, Ruslan Buton Ajukan Praperadilan ke PN Jakarta Selatan

Felldy Aslya Utama
Ruslan Buton ditangkap aparat gabungan Densus 88 Antiteror Polri dan Pomad, Kamis (28/5/2020). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Ruslan Buton, mendaftarkan gugatan praperadilan atas status tersangkanya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2020). Mantan anggota TNI itu menjadi tersangka kasus dugaan ujaran kebencian lantaran mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kuasa hukum Ruslan, Tonin Tachta Singarimbun membenarkan soal praperadilan tersebut. "Iya benar, Nomor 62 praperadilan Ruslan Buton terdaftar," katanya saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Rabu.

Untuk diketahui, Ruslan Buton ditangkap karena membuat pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam bentuk rekaman suara pada 18 Mei 2020. Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial.

Dalam rekamannya, dia mengkritik kepemimpinan Jokowi. Ruslan Buton mengatakan, solusi terbaik untuk menyelamatkan bangsa Indonesia yaitu bila Jokowi rela mundur dari jabatannya sebagai Presiden.

"Namun bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat," kata Ruslan Buton dalam rekaman suara.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tok! Hakim Tolak Praperadilan Eks Wamen Imipas Silmy Karim

4 hari lalu

Putusan Praperadilan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Dibacakan Hari Ini

10 hari lalu

Sidang Praperadilan Berlanjut, Kubu Eks Wamen Imipas Silmy Karim Hadirkan Ahli

11 hari lalu

Sidang Praperadilan Silmy Karim, KPK Tegaskan Penahanan hingga Penyitaan Sah dan Sesuai Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal