Selain Jiwasraya, KOSMAK meminta Jampidsus melakukan pengembangan menyeluruh pada skandal investasi Asabri, termasuk memeriksa jajaran broker, manajemen investasi, hingga beneficial owner (pemilik manfaat korporasi).
KOSMAK turut mendesak pendalaman atas dugaan praktik pemerasan dan penyuapan dalam proses penyidikan perkara Asabri masa lalu yang nilainya ditengarai mencapai angka fantastis.
"Kami minta pengembangan penyidikan ini bukan untuk menganulir proses yang sudah selesai, melainkan memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum. Kami mendesak Jampidsus menguji seluruh aliran uang dan memanggil semua nama yang relevan demi keadilan," katanya.