Jelang Puncak Haji, Ini Skema Pergerakan Jemaah Indonesia di Arafah, Muzdalifah dan Mina

Sucipto
Tenda wukuf di Arafah (foto: MPI)

"Untuk pergerakan dari Mina ke Makkah, armada yang digunakan akan kembali menjadi 21 bus per maktab. Jemaah yang mengambil nafar awal akan diberangkatkan pada 12 Zulhijah sebelum terbenamnya matahari, sedang yang mengambil nafar tsani diberangkatkan dari Mina pada 13 Zulhijah," kata Subhan.

Selama di Mina, jemaah lansia diimbau untuk tetap berada di tenda. Proses lempar jumrah bisa diwakilkan kepada jemaah lainnya dan itu sah. Pasalnya untuk sampai ke jamarat, jemaah harus jalan kaki dan itu butuh energi luar biasa.

Jarak terdekat antara tenda ke jamarat sekitar 3 km, kalau pergi pulang berarti 6 km. Jarak terjauh mencapai 7 km sehingga kalau pergi pulang berarti 14 km.

"Ini tentu bagi jemaah lansia sangat berat. Karenanya bisa diwakilkan karena secara syar'i memang diizinkan untuk diwakilkan. Jemaah lansia tetap berada di tenda untuk berdoa dan berzikir, sementara lontar jumrahnya diwakilkan," kata Subhan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Sebut Persiapan Ibadah Haji Belum 100 Persen

Nasional
8 bulan lalu

Arab Saudi Ultimatum RI Segera Lunasi DP Booking Armuzna, Terakhir Hari Ini!

Internasional
11 bulan lalu

Delegasi Media Kunjungi Pusat Komando dan Kontrol Haji di Tanah Suci

Internasional
11 bulan lalu

Menjajal Al Mashair Train, LRT Khusus Haji yang Hanya Beroperasi 7 Hari Setahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal