Dia mengungkapkan bahwa seluruh keluarga besar OIKN terpukul atas kepergian Troy Pantouw. Bimo menyebut, mendiang Troy merupakan salah satu putra terbaik OIKN yang selama ini bertugas sebagai juru bicara lembaga tersebut.
"Pada hari ini kami keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara berduka cita atas kehilangan putra terbaik kami, sebagai Juru Bicara di Otorita IKN, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Bapak Troy Pantouw," ucapnya.
Menurut Bimo, kepergian Troy cukup mengejutkan karena beberapa hari terakhir almarhum masih beraktivitas seperti biasa. Dia mengatakan, Troy hanya mengalami gejala flu dan tidak memiliki keluhan sakit yang serius.
"Sebenarnya, beberapa hari ke belakang ini kita semua sebetulnya dalam kondisi yang sehat. Tidak ada namanya sakit yang akut. Tapi paling tidak Pak Troy ini ada semacam flu. Flu tapi tidak akut. Dan ini sepertinya kami juga kaget juga dengan kejadian seperti ini," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Troy meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026) di IKN. Jenazah kemudian disemayamkan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Minggu (26/7/2026).
Sejak siang, sejumlah karangan bunga tampak berjejer di area persemayaman. Keluarga, kerabat, dan pegawai OIKN juga terlihat datang untuk memberikan penghormatan terakhir serta mendoakan mendiang Troy.