Jenderal Andhika Beberkan Penyebab Proses Hukum Danposramil Gome Butuh Waktu Lama

Riezky Maulana
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan mendorong penambahan 2.000 tamtama TNI Angkatan Darat (AD) di Papua Barat (Antara)

Diberitakan sebelumnya, Andika Perkasa marah setelah mengetahui adanya kejanggalan dalam laporan penyerangan Posramil Gome, Kabupaten Puncak, Papua yang menyebabkan tiga prajurit gugur pada 27 Januari 2022. Andika pun mengatakan penyebabnya setelah dilakukan investigasi oleh tim dari Kodam. 

Dalam akun YouTube-nya, Andika menjelaskan apa yang dilaporkan Komandan Pos (Danpos) tak sesuai.

"Yang terjadi (sebenarnya) ternyata disembunyikan. Memang betul ada penyerangan KKB. Tapi ada peran penggelaran komandan kompi dan pos di tempat yang tidak diperhitungkan dan disepelekan," kata Andika dikutip Sabtu 19 Maret 2022.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Panglima TNI Agus Subiyanto Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada 136 Prajurit

7 hari lalu

Panglima TNI Tinjau Penertiban Tambang Emas Ilegal PT KEL di Nabire Papua Tengah

7 hari lalu

Kasus Korupsi BNPB, KPK Belum Terima Balasan TNI soal Dugaan Keterlibatan 2 Prajurit

8 hari lalu

Surat KPK ke Panglima TNI Ungkap Dugaan Keterlibatan Dua Anggota Aktif Dalam Kasus BNPB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal