Jenderal Andika Perkasa Tak Bisa Lepas dari Benda Ini saat Bertugas, Begini Penjelasannya

Vitrianda Hilba Siregar
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa yang selalu membawa HT saat bertugas. (Foto akun Youtube TNI AD)

Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Selamat Ginting menjelaskan, penggunaan alat komunikasi merupakan kebutuhan pokok organisasi militer, termasuk TNI Angkatan Darat. Alat itu terutama dalam pelaksanaan tugas operasi militer.  

"Apalagi di wilayah pelosok, seperti daerah terpencil, terluar, terdepan, pedalaman, serta perbatasan. Indonesia sangat luas wilayahnya, termasuk wilayah daratan. Sering kali tidak ada sinyal komunikasi," katanya kepada iNews.id, Sabtu (13/11/2021). 

Menurut dia, HT menjadi salah satu alternatif yang digunakan Jenderal Andika Perkasa untuk berkomunikasi dengan anak buahnya. Komunikasi itu baik di Mabesad (Markas Besar Angkatan Darat) maupun di komando-komando wilayah, seperti Kodam (Komando Daerah Militer), Korem (Komando Resor Militer), Kodim (Komando Distrik Militer), Koramil (Komando Rayon Militer), hingga pelaksana di lapangan Babinsa (Bintara Pembina Desa).

Dia juga menilai, sebagai pimpinan TNI AD dan segera dilantik menjadi pimpinan tiga matra di TNI, Jenderal Andika Perkasa sangat komunikatif. Dia ingin tahu masalah anak buahnya dari mulai babinsa maupun prajurit di medan tempur. Karena itu, alat komunikasi militer seperti HT, merupakan salah satu yang wajib untuk dibawa sebagai bagian dari peralatan perang. 

"Organisasi TNI adalah organisasi perang. Jadi harus ada alat komunikasi alternatif dan mudah untuk digunakan," katanya.

Jenderal Andika Perkasa yang segera dilantik menjadi Panglima TNI punya kebiasaan membawa HT ke mana-mana. (Foto: IST)

Melalui HT, maka Andika bisa menggunakan bahasa komunikasi isyarat yang sudah disepakati untuk menjaga kerahasiaan identitas lawan bicaranya walau berada di depan publik. Komunikasi menjadi lebih jelas, fokus, padat, dan singkat. Jadi, tidak ada pembicaraan yang bertele-tele dan panjang lebar. Betul-betul komunikasi komando.

Andika juga bisa langsung menghubungi pusat-pusat komunikasi komando Angkatan Darat. Misalnya Pusat Siber dan Sandi Angkatan Darat, Pusat Perhubungan (Komunikasi Elektro) Angkatan Darat, serta Pusat Komando Pengendalian (Puskodal) Angkatan Darat di seluruh Indonesia.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, KSP Dudung Minta Pelaku Dihukum Maksimal

57 tahun lalu

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Candai Panglima TNI dan Kapolri

57 tahun lalu

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil: Rakyat Berharap Jaga NKRI di Garis Terdepan

57 tahun lalu

Canda Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Kalau Diganti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal