JK Ingatkan Risiko jika Defisit APBN di Atas 3 Persen, Apa Itu?

Tangguh Yudha
Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla usai menggelar pertemuan dengan sejumlah guru besar, peneliti hingga praktisi pemerintahan, Minggu (15/3/2026) malam. (Foto: Tangguh Yudha)

“Sebelumnya banyak pertanyaan dari media, apakah pemerintah akan segera mengubah APBN-nya? Belum. Dari sisi penerimaan negara, kondisinya masih cukup baik,” ucap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu (11/3/2026).

Dia menambahkan, APBN Tahun 2026 memang dirancang dengan skema defisit agar pemerintah memiliki ruang untuk mendorong kegiatan ekonomi. 

Purbaya menuturkan, pemerintah sengaja mempercepat belanja sejak awal tahun agar dampaknya terhadap masyarakat dan dunia usaha lebih terasa.

“Memang APBN didesain untuk defisit. Sekarang kami mendorong belanja lebih merata sepanjang tahun supaya dampak belanja pemerintah terhadap perekonomian lebih terasa,” ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

JK Kumpulkan Akademisi, Soroti Penurunan Kemampuan Fiskal Daerah

Nasional
18 jam lalu

Guru Besar dan Peneliti Berkumpul di Rumah JK Sore Ini, Bahas Defisit Anggaran Daerah

Nasional
2 hari lalu

JK Bandingkan Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus dengan Novel Baswedan, Minta Polisi Bertindak

Nasional
3 hari lalu

Sejumlah Mantan Dubes Temui JK, Bahas Situasi Timur Tengah hingga Board of Peace

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal