Jokowi Ingatkan Pemda Jangan Bikin Ruwet Perizinan Ekspor

Fahreza Rizky
Presiden Jokowi mengingatkan pemerintah daerah (pemda) tidak menghambat dan membuat ruwet perizinan ekspor. (Foto ist).

Menurut Jokowi, potensi pasar ekspor bagi Indonesia masih terbuka lebar. Itu terlihat dari perbaikan ekonomi mitra dagang Tanah Air, seperti Tiongkok yang tumbuh 7,9 persen, Amerika Serikat tumbuh 12,2 persen, Jepang tumbuh 7,6 persen, dan India tunbuh 20,1 persen.

"Peluang ini yang harus kita manfaatkan untuk mendorong komoditas kita, produk-produk kita  masuk ke negara-negara yang tadi saya sebut," ucap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan, beberapa waktu terakhir ini sejumlah negara di Eropa dan Cina mengalami krisis energi. Namun Indonesia justru diuntungkan dengan kondisi ini lantaran sejumlah daerah memiliki komoditas energi yang diperlukan oleh negara lain seperti kelapa sawit, batubara, nikel, tembaga, dan lain sebagainya.

"Kita diuntungkan karena harga komoditas naik, saya kira daerah yang miliki sawit, batubara, senang semuanya, atau yang miliki nikel, tembaga, semua senang, karena ekonomi daerah penghasil komoditas itu pasti akan merangkak naik, Insya Allah merangkak naik," tutupnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Pramono soal Harga Plastik Melonjak: Di Luar Kontrol Kami

Nasional
10 hari lalu

Dubes Iran Boroujerdi Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Buletin
25 hari lalu

Momen Jokowi Bagi-bagi THR di Solo, Antrean Panjang Warga dan Pedagang Mengular hingga 100 meter

Nasional
30 hari lalu

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Ijazah Palsu, Akui Salah Analisis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal