"Dan ketika pemimpin dan rakyat benar-benar saling memahami, di situlah fondasi perdamaian terbentuk," tuturnya.
Jokowi menegaskan, perdamaian selalu berawal dari hati yang bersedia mendengarkan dan keberanian untuk memahami.
Menurutnya, Penang Peace Dialogue menjadi kesempatan bagi para peserta untuk bertukar gagasan, saling belajar, serta membangun kerja sama demi terciptanya perdamaian dan masa depan yang lebih baik.
Dia berharap forum tersebut tidak hanya menghasilkan gagasan, tetapi juga melahirkan tindakan nyata untuk menciptakan dunia yang lebih damai.
Pada Minggu (6/9/2026), Jokowi dijadwalkan menyampaikan keynote speech atau pidato utama dalam forum Penang Peace Dialogue.