Jokowi Ungkap Ada 3,6 Juta Pengguna Narkoba, Picu Overkapasitas Lapas

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi mengungkap ada 3,6 juta pengguna narkoba, jumlah itu mengakibatkan overkapasitas lapas. (Foto: Raka Dwi Novianto)

"Karena kita tahu juga banyak oknum aparat penegak hukum kita yang terlibat di dalamnya. Ini menjadi catatan dan tindakan tegas harus diberikan kepada mereka," kata Jokowi.

Jokowi turut menampung ide dari pangdam untuk melakukan rehabilitasi di kodam-kodam. Namun ide tersebut masih perlu dibicarakan, salah satunya terkait anggaran.

"Kemudian yang ketiga yang berkaitan dengan rehabilitasi pada pelaku karena di lapas juga belum. Kemarin ada usulan dari pangdam untuk bisa dilakukan di rindam, di setiap kodam. Mereka punya kapasitas kurang lebih 300-an, 500-an yang bisa direhab di situ. Tapi ini nanti kita bicarakan juga masalah anggarannya seperti apa," kata Jokowi.

Dia meminta pencegahan penyalahgunaan narkoba terlebih dulu dilakukan di provinsi-provinsi besar. Sebagai pertimbangan, dengan jumlah pengguna narkoba yang cukup banyak.

"Saya ingin nanti juga memutuskan kita dikerjakan, enggak di semua provinsi dululah, mungkin 5 besar, provinsi 5 besar yang narkobanya paling tinggi. Kita fokuskan di situ, atau 10 besar, tapi nanti kita putuskan setelah kita berbicara di sini," kata Jokowi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Gelar Ratas Akhir Pekan di Hambalang, Bahas Program Strategis

Nasional
2 bulan lalu

Dari London, Prabowo Pimpin Ratas Penertiban Kawasan Hutan

Nasional
2 bulan lalu

Potret Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Rayakan Natal di Lapas Tangerang

Nasional
3 bulan lalu

Dirjenpas Cek Rutan-Lapas Terdampak Banjir di Aceh, Pastikan Keselamatan Warga Binaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal