Jusuf Kalla: Pemerintah Masih Mampu Atasi Gempa di Lombok

Antara
Wapres Jusuf Kalla. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih mampu mengatasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Lombok sehingga penetapan status bencana nasional tidak diperlukan.

"Bencana sebesar ini, walaupun tidak kita katakan sebagai bencana nasional, tetapi cara penanganannya sama dengan bencana nasional. Di Aceh dulu bencana nasional karena Pemerintah tidak sanggup, sekarang Insya Allah Pemerintah sanggup untuk mengatasi itu," kata Wapres di lokasi pengungsian Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Selasa (21/8/2018).

Gempa bumi yang terjadi di Lombok memang besar dengan magnitudo mencapai 7 Skala Richter hingga menyebabkan sedikitnya 515 orang meninggal dunia, 431.416 orang mengungsi dan 74.361 bangunan rusak.

Namun, dampak kerusakan akibat gempa bumi itu masih dapat diatasi oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTB, bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Indonesia.

"Tidak perlu meminta bantuan dari luar, tidak perlu. Pemerintah masih ada, gubernur, bupati masih jalan. Kalau bencana nasional itu gubernur dan bupati tidak bisa berbuat apa-apa. Oleh karena itu maka semua kita bantu. Jadi Gubernur dan bupati bekerja dibantu oleh Menteri PUPR, Mendikbud, Mensos dan BNPB," kata mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Silaturahmi dengan JK, Ephorus HKBP: Tak Ada Penistaan Agama Kristen di Ceramah Beliau

Nasional
3 hari lalu

Din Syamsuddin Desak Polisi Setop Laporan terhadap JK: Timbulkan Luka Lama

Nasional
3 hari lalu

Ketum PGI Sebut Video Ceramah JK Sudah Dipelintir, Minta Masyarakat Tak Terhasut

Nasional
5 hari lalu

Wapres Gibran: Pak JK itu Idola Saya, Banyak Kiprahnya untuk Negeri Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal