“Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal, serta keamanan kapal dan seluruh muatannya,” tegas Vega.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dan bernegosiasi dengan pemerintah Iran agar kapal milik Pertamina dapat segera melintasi Selat Hormuz.
Menurutnya, proses koordinasi tersebut telah menunjukkan sinyal positif dari pemerintah Iran.
“Kami berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal seiring dengan dibukanya jalur tersebut. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi energi dalam negeri tetap terjaga,” ujar Anggia.