Kader Muda Kecewa, Pleno Golkar Seharusnya Tetapkan Waktu Munaslub

Felldy Aslya Utama
Koordinator Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

Dia memberikan catatan untuk keluarga besar Partai Golkar dalam memilih ketua umum berikutnya harus yang tidak berpotensi terkena kasus hukum. Apalagi, kata dia pernah terindikasi masalah korupsi.

"Makannya waktu itu saya termasuk orang yang menolak Setya Novanto menjadi calon ketua umum," katanya.

Dia khawatir, jika ketua umum terpilih berikutnya terseret kasus hukum, Partai Golkar akan tersandera seperti sekarang. "Nah kita harus mencari syarat utamanya adalah tidak boleh ada calon ketum yang memiliki potensi masalah hukumm," katanya.

Rapat pleno Partai Golkar beberapa waktu lalu memutuskan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (plt) ketua umum partai. Rapat itu juga memutuskan, perlu tidaknya digelar munaslub menunggu proses praperadilan yang dimohonkan Setya Novanto.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
3 tahun lalu

Bahlil Sebut Partai Golkar Sudah Lampu Kuning, Elektabilitas Cuma 6 Persen

Nasional
3 tahun lalu

Bahlil Soal Munaslub: Saya Siap Jadi Calon Ketum Partai Golkar

Nasional
8 tahun lalu

Golkar Rapat Terbatas Bahas Munaslub

Nasional
8 tahun lalu

Soal Lepas Jabatan Menteri, Ini Tanggapan Airlangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal