KAHMI Desak Pemerintah Batalkan Program Kartu Prakerja

Riezky Maulana
Majelis Nasional (MN) KAHMI. (Foto: ist)

MN KAHMI meminta program pelatihan prakerja dikaji ulang secara komprehensif, tansparan, efisien dan tepat sasaran. Bahkan, lembaga/instansi penyelenggaran diwajibkan kredibel. "Agar terhindar dari konflik of interest, menguntungkan pihak/kelompok tertentu, dan berpotensi merugikan keuangan negara," ujar Manimbang.

MN KAHMI mengingatkan pemerintah beserta seluruh jajarannya agar lebih empati terhadap kebutuhan mendesak di masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19, serta segera melakukan langkah antisipasi. "Mendesak DPR untuk menggunakan kewenangan yang dimilikinya agar melakukan pengawasan maksimal, agar penggunaan APBN yang tidak efektif dan efisien dapat dicegah sedini mungkin," katanya.

Kepada pejabat publik, yang memiliki otoritas, MN KAHMI berpesan agar dalam menetapkan setiap kebijakan dan program, benar-benar memastikan urgensi dan signifikansinya bagi kemaslahatan dan kepentingan rakyat.

"MN KAHMI mengajak segenap komponen bangsa untuk menguatkan kebersamaan, mengerahkan segenap sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk membantu penanganan dan pencegahan Covid-19 beserta dampaknya," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Prabowo Singgung Masih Ada Pejabat yang Kinerjanya Mengecewakan

Nasional
9 hari lalu

Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Kritik Kebijakan: Lihat Sisi Positifnya

Nasional
9 hari lalu

Pemerintah Hormati Vonis Bebas Delpedro Cs, Yusril: Saya Minta Jaksa Tak Lagi Berteori

Health
11 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal