KAHMI Minta Polemik Ceramah JK Tak Diperpanjang, Tegaskan Tak Ada Hasutan!

Felldy Aslya Utama
Koordinator Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia (foto: Felldy Utama)

"Toh juga sudah dibukti, sudah bisa dilihat ya apa pernyataannya Pak Jusuf Kalla itu, kan nggak ada urusan dengan menghasut atau mengadu domba antarumat beragama di kita gitu. Jadi apa lagi yang mau dipersoalkan?" lanjutnya.

Lebih lanjut, KAHMI mengajak seluruh elemen bangsa untuk berhenti berpolemik dan mengalihkan fokusnya pada masalah krusial yang tengah dihadapi negara. Doli menyoroti dampak perang di Timur Tengah yang berpotensi memicu krisis energi, ekonomi, hingga pangan di Indonesia.

Sebelumnya, Jajaran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) bersilaturahmi ke kediaman Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla atau JK. Salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah soal ramainya potongan video ceramah JK yang dinilai sebagian pihak menistakan agama.

Usai pertemuan, Ephorus HKBP Pendeta Victor Tambunan menilai ceramah JK di UGM tidak mengandung unsur penistaan agama. 

"Salah satu hal dari percakapan kami, tentu kita semua tahu baru-baru ini diperbincangkan tentang ceramah beliau yang di UGM. Dan saya sampaikan ke beliau bahwa sebelum-sebelumnya juga saya sudah mendengar secara utuh keseluruhan dan saya memahami tidak ada unsur penistaan agama Kristen di dalamnya," kata Victor di kediaman JK pada Sabtu (25/4/2026). 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Mahfud MD Bela Saiful Mujani soal Dilaporkan Dugaan Penghasutan: di Mana Makarnya?

Nasional
2 hari lalu

Silaturahmi dengan JK, Ephorus HKBP: Tak Ada Penistaan Agama Kristen di Ceramah Beliau

Nasional
4 hari lalu

Din Syamsuddin Desak Polisi Setop Laporan terhadap JK: Timbulkan Luka Lama

Nasional
4 hari lalu

Ketum PGI Sebut Video Ceramah JK Sudah Dipelintir, Minta Masyarakat Tak Terhasut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal