Kapolda Metro Sebut Ada Perintah John Kei Bunuh Nus Kei

Irfan Ma'ruf
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengungkap motif penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan John Kei dan 29 anak buahnya. Kasus tersebut diduga terkait bagi hasil penjualan sebidang tanah yang tidak merata.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terungkap John Kei memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Nus Kei (NK). "Dari hasil kita melakukan membuka hp pelaku ini, di mana ada perintah dari John Kei ke anggotanya," ujarnya dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Nana mengatakan, bukti tersebut merupakan indikator adanya pemufakatan jahat dan perencanaan pembunuhan terhadap Nus Kei. "ER atau YDR ada pembagian tugas atau peran mereka merencanakan sasaran NK kemudian EDR juga ada juga memang sasaran lain atau pengamanan," katanya.

Polda Metro Jaya telah menetapkan 30 tersangka termasuk John Kei. Para tersangka dijerat dengan 5 pasal sekaligus. Yakni, Pasal 88 terkait pemufakatan jahat, Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 mengenai penganiayaan, dan Pasal 170 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Barang bukti yang diamankan polisi yakni 4 kendaraan roda empat yang anggota John Kei saat aksi, 28 tombak, 24 senjata tajam, 2 huah ketapel panah, 3 anak panah, 3 stik besbol, 1 decoder.

Nana mengungkapkan, motif penganiayaan hingga terjadi pembunuhan itu karena masalah pribadi antara John Kei dengan Nus Kei. Keduanya masih saudara karena berasal dari satu fam.

"Terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah, tetapi dengan dilandasi tidak adanya penyelesaian mereka saling mengancam melalui hp ini setelah kita periksa para pelaku ini," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Buletin
5 hari lalu

Sadis! Ini Kronologi Remaja 15 Tahun Bunuh Kakak Kandung dengan Palu di Kelapa Gading

Nasional
5 hari lalu

Hotman Ngadu ke DPR, Ungkap Kejanggalan Kasus Pembunuhan Mahasiswi di Lombok Utara

Nasional
10 hari lalu

2 Anggota KKB Yahukimo Ditangkap, Terlibat Penembakan Polisi dan TNI hingga Warga Sipil

Nasional
10 hari lalu

Pemerintah Perkuat Pengamanan Penerbangan Perintis di Papua Pascapenembakan Pesawat Smart Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal