Karding: Kotak Suara Kardus Lebih Murah dan Terbukti Sukses

Irfan Ma'ruf
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id – Rencana penggunaan kotak suara berbahan kardus pada Pemilu 2019 menuai kontroversi di tengah publik. Namun, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Ma’ruf menilai langkah tersebut dapat menjadi solusi untuk menekan mahalnya anggaran pesta demokrasi yang selama ini dinilai sangat besar.

“Soal kotak suara dari kardus, saya kira itu tidak ada masalah ya, baik dari sisi dia mudah dan ringan sehingga untuk dipindahkan ke tempat lain lebih mudah murah, maupun dari sisi kita bisa menghemat biaya pemilu yang besar,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi–Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, kepada iNews.id di Jakarta, Minggu (16/12/2018).

Dia mengungkapkan, penggunaan kotak suara berbahan kardus sebenarnya telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan juga setiap fraksi partai politik dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR. Selain itu, kata Karding, pada pemilu sebelumnya penggunaan kardus sebagai kotak surat suara juga dinilai sukses.


“Penggunaan kotak suara berjenis kardus juga pernah dilakukan pada Pileg (Pemilu Legislatif 2014) dan sukses,” ucap politikus PKB itu.

Menurut dia, adanya kekhawatiran soal keamanan surat suara dalam kotak kardus, pihaknya meminta publik untuk tidak hanya melihat pada bahan atau material yang digunakan saja, namun juga pada prosedur standar operasional (SOP) pemilu.

“Kalau kita memiliki suatu sistem SOP yang jelas, tidak jadi masalah, tidak akan mudah disalahgunakan. Apalagi kita punya saksi, punya Bawaslu, perangkat-perangkat yang bisa menjamin bahwa ini aman. Pada pilkada dan pileg terbukti tidak ada masalah (penggunaan kotak kardus itu),” ujar Karding.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

Nasional
9 hari lalu

DPR Akui Draf Revisi UU Pemilu Masih Alot, Sejumlah Isu Belum Ada Titik Temu

Nasional
11 hari lalu

Perindo Desak Revisi UU Pemilu, PT Tinggi Dinilai Hanguskan Jutaan Suara Rakyat

Nasional
11 hari lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal