Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Gerus Elektabilitas Prabowo-Sandi

Aditya Pratama
Tersangka kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet ternyata membawa dampak elektoral signifikan di Pilpres 2019. Akibat kasus tersebut, elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tergerus.

Survei Alvara Research Center menemukan, 18,9 persen pemilih menyatakan mengubah pilihan capres-cawapresnya akibat kasus hoaks baru-baru ini.

“Kasus hoaks Ratna Sarumpaet ternyata berdampak pada penurunan elektabilitas Prabowo-Sandiaga,” kata Direktur Eksekutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Hasanuddin menjelaskan, drama hoaks yang diciptakan mantan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu menyita perhatian publik. Hampir 60 persen masyarakat Indonesia mengetahui kasus tersebut.

”Sebagian besar yang tahu kasus ini setuju bahwa tindakan tersebut dapat membahayakan keutuhan bangsa dan juga setuju tindakan pencekalan ke luar negeri,” ujarnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hoaks! Jubir Kementerian ESDM Bantah Isu Masyarakat Diminta Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Keuntungan MBG ke Presiden adalah Hoaks

57 tahun lalu

Viral Purbaya Cari 700 Orang untuk Diberi Bantuan, Kemenkeu: Hoaks!

57 tahun lalu

Waspada Akun FB dan TikTok Palsu Menkeu Purbaya Sebar Link Pendaftaran Dana Bantuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal