Kasus Korupsi PTDI, 9 Orang Diperiksa di 2 Lokasi Berbeda

Riezky Maulana
Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan. (Foto: iNews.id/Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 9 orang terkait kasus korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Kamis (18/6/2020). Mereka diperiksa di 2 lokasi berbeda, yakni Kantor Polrestabes Bandung dan Gedung KPK Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, mereka yang diperiksa di Gedung KPK Jakarta, yaitu Nurwasiah selaku staf keuangan tiga perusahaan berbeda, yaitu PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Angkasa Mitra Karya dan PT Abadi Sentosa Perkasa. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Asisten Direktur Bidang Bisnis Pemerintah PTDI Irzal Rinaldi Zailani.

"Penyidik menggandakan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan sebagai saksi untuk tersangka IRZ," ujar Ali di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Sementara 8 orang lainnya yang diperiksa di Kantor Polrestabes Bandung, yaitu Dedy Iriandy selaku Kepala Divisi Perbendaharaan PTDI, Achmad Senjaya selaku Staf Departemen Project Manajer Office PTDI, Kabul Rahardja selaku Staf Sales PTDI dan Dedy Turmono yang merupakan mantan Manajer Keuangan Teknologi Pengembangan PTDI.

Kemudian, Djajang Tarjuki selaku staf Divisi Sales Direktotat Niaga PTDI, Toto Pratondo selaku Kepala Divisi Produk dan Purnajual PTDI, Enang Suparman yang juga merupakan staf Divisi Sales Direktorat Niaga PTDI serta Chairul Anwar selaku Supervisor Sistem Senjata Utama PTDI. Mereka diperiksa untuk tersangka Irzal Rinaldi Zailani.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
15 jam lalu

KPK Ternyata Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin pada Agustus 2025

2 hari lalu

Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp17,7 Triliun terkait Kasus Korupsi Tambang Batu Bara

3 hari lalu

Nusron Wahid soal ke Luar Negeri saat Dipanggil KPK: Saya Menteri, Pasti Ada Izinnya

3 hari lalu

Saksi Ngaku Setor Rp25 Miliar ke Ferry Boboho, Dijanjikan Kasus Impor Baja Tak Naik Penyidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal