Kasus PLTU Riau-1, KPK Panggil Direktur Keuangan PLN Batubara Hartono Wibowo

Ilma De Sabrini
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Keuangan PT PLN Batubara, Hartono Wibowo. Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Dalam kasus yang sama, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN, I Made Suprateka dan Direktur Utama PT Samantaka Batubara, James Rijanto. Kemudian Vice President Pengadaan 3, Akhiyar, Manager Pengadaan IPP 2, Kuswara dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS.

"Hari ini, yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SFB (Sofyan Basir)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Senin (13/5/2019).

Dia berharap para saksi bersikap kooperatif terhadap proses hukum di KPK. Saksi diminta memberikan keterangan yang sejujurnya agar kasus yang ditangani bisa segera dituntaskan.

"Karena hadir memenuhi panggilan penegak hukum dan bersaksi dengan jujur diatur dalam KUHP," ucapnya.

KPK menduga Sofyan Basir membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan dalam memuluskan langkah pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo untuk mendapatkan proyek PLTU Riau-1.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

PLN Gratiskan Tarif Listrik 6 Bulan untuk Huntara di Wilayah Bencana Sumatra

Nasional
27 hari lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Buletin
28 hari lalu

Kriminalitas Menggila, Emak-Emak Disandera dan Sindikat Kabel PLN Dibekuk Polisi

Nasional
29 hari lalu

Tarif Listrik Tak Naik, Bahlil: Masih seperti yang Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal