Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Dugaan Motif Bullying Terungkap

Zakky Mubarok
Kuasa hukum keluarga Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta penjelasan penyidikan kasus polisi tembak polisi di Pondok Cabe. (Foto: Zakky Mubarok Santosa)

Penyidik juga masih menelusuri asal-usul senapan laras panjang yang diduga digunakan dalam penembakan. Petrus menyebut penyidik mengumpulkan dan memeriksa berbagai bukti untuk menguji informasi yang diperoleh selama penyidikan.

"Tim penyidik menjelaskan untuk saat ini satu orang. Karena ada pertanyaan dari mana dia memiliki senapan laras panjang itu? Itu masih didalami. Dan penyidik menyerahkan proses melakukan proses ini sangat profesional karena semua informasi apapun di-crosscheck," ujarnya.

Terkait dugaan motif, Petrus menyampaikan bahwa penyidik menduga tersangka melampiaskan kemarahan akibat perundungan yang disebut dilakukan sejumlah rekan satu angkatan korban. Namun, dugaan tersebut masih didalami dan belum seluruh rinciannya diungkap.

"Penjelasan penyidik bahwa pelaku ini melampiaskan kemarahan. Pelaku ini melampiaskan kemarahan kepada korban karena menurut penyidik tadi menjelaskan, teman-teman seangkatan korban sering membully tersangka," ucapnya.

Petrus menegaskan, berdasarkan penjelasan penyidik kepada tim kuasa hukum, Valdo bukan orang yang diduga melakukan perundungan tersebut. Dugaan penyidik justru mengarah kepada sejumlah rekan satu angkatan korban.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 jam lalu

Kuasa Hukum Bharada Valdo Desak CCTV Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dibuka

8 jam lalu

Ditanya Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Listyo Sigit: Aku Sudah Bukan Polisi

1 hari lalu

Tangis Histeris Keluarga Bharada Valdo, Polisi NTT yang Diduga Dibunuh Juniornya

2 hari lalu

Bharada Laurentius Valdo Polisi asal NTT Tewas Diduga Dibunuh Junior di Markas Polairud

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal