Kasus Proyek Satelit Kemhan, Mahfud MD : Sebagian Besar Barang dari Navayo Diduga Selundupan

Riezky Maulana
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: Youtube Kemenko Polhukam).

JAKARTA, iNews.id - Sebagian besar barang yang diterima Kementerian Pertahanan (Kemhan) dari Navayo saat pengadaan satelit slot orbit 123 Bujur Timur diduga selundupan. Dugaan tersebut diketahui dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, tidak ditemukan dokumen pemberitahuan impor barang di Bea Cukai.

"Berdasar hasil audit dilakukan oleh BPKP, barang yang diterima dari Navayo sebagian besar diduga selundupan karena tidak ditemukan dokumen pemberitahuan impor barang di Bea Cukai," ujar Mahfud di Jakarta, Senin (17/1/2022).

Menurutnya, sebagian barang lagi dilengkapi dengan dokumen. Nominalnya, kata dia jika diakumulasikan ke nilai tukar Indonesia berjumlah Rp1,9 miliar. 

"Barang yang dilengkapi dengan dokumen hanya bernilai sekitar atau sekitar 132.000 USD," katanya. 

Dia menuturkan, tahun ini pemerintah menerima tagihan lagi dari Navayo sebesar 21 juta dolar Amerika. Dia meminta agar seluruh pihak mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya menghargai pendapat yang disuarakan oleh berbagai pihak, dengan segala pro dan kontranya. Saat ini kita ikuti saja proses hukum yang sedang berlangsung," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Jaksa Agung hingga Panglima TNI Hadiri Rapat Satgas PKH di Kemhan, Kapolri Tak Terlihat

9 hari lalu

BRIN Siapkan Bandar Antariksa Nasional, Biak Dipilih Jadi Lokasi Paling Strategis

9 hari lalu

NEO-1, Satelit Observasi Bumi Buatan BRIN yang Siap Meluncur 2027

9 hari lalu

BRIN Luncurkan Satelit NEO-1 Januari 2027, Seluruh Perakitan Dilakukan di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal