Kasus Santri Gontor Tewas, KPAI Beri 5 Rekomendasi ke Kemenag

Carlos Roy Fajarta
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan lima rekomendasi untuk mencegah terulangnya kekerasan di lingkungan pondok pesantren (ponpes). (Foto/Dok/SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan lima rekomendasi untuk mencegah terulangnya kekerasan di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Rekomendasi itu diberikan kepada Kementerian Agama (Kemenag).

Hal itu dilakukan KPAI setelah mencermati kasus tewasnya santri Ponpes Gontor di Ponorogo, Jawa Timur. Diduga santri tewas karena kekerasan yang dilakukan seniornya.

Berikut lima rekomendasi yang diberikan KPAI untuk Kementerian Agama:

1. Mendorong Kementerian Agama untuk segera membuat regulasi  selevel Peraturan Menteri Agama terkait pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan Madrasah dan pondok pesantren. Perlindungan anak dimulai dengan membangun sistem pencegahan. 

"Ponpes perlu dipaksa regulasi negara untuk membangun sistem pencegahan, sistem pengaduan dan sistem pengawasan yang benar dan tepat demi melindungi anak-anak selama berada di lingkungan satuan Pendidikan tersebut," ujar Komisioner KPAI, Retno Listyarti, Minggu (11/9/2022).

2. Mendorong Kementerian Agama memastikan regulasi pencegahan dan penanggulangan tindakan kekerasan tersebut harus diimplementasikan oleh Madrasah dan Ponpes. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
16 jam lalu

Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib Kelas 3 MI, Kemenag Latih 6.000 Guru

22 jam lalu

Sejarah Baru! Kemenag-Al Azhar Mesir Teken MoU, Buka Peluang Double Degree

7 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Auditor Itjen Kemenag Akui Tuduhan Fee Katering ke Gus Yaqut Cuma Rumor

10 hari lalu

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal