Kasus Suap Dana Hibah KONI, KPK Telusuri Aset Mantan Menpora Imam Nahrawi

Ilma De Sabrini
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu ditetapkan tersangka kasus suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penelusuran aset tersebut penting untuk memaksimalkan pengembalian uang negara. Apalagi jumlah uang dugaan suap yang diterima Imam Nahrawi cukup besar mencapai Rp26,5 miliar.

"Kami juga melakukan identifikasi dan penelusuran aset lebih lanjut karena dugaan suap yang diterima sejauh ini kan cukup signifikan lebih dari Rp26 miliar," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Dia berharap partisipasi masyarakat dalam penelusuran aset Imam Nahrawi. Bagi yang mengetahui aset milik Imam Nahrawi diimbau segera menginformasikan kepada KPK.

"KPK juga membuka saluran. Jadi, kalau masyarakat ingin memberi informasi pada KPK terkait aset yang diduga dimiliki oleh tersangka itu bisa diinformasikan pada KPK," ucapnya.

Dalam kasus ini KPK menduga ada tiga sumber uang dugaan suap yang diterima Imam Nahrawi. Pertama, dari anggaran fasilitasi bantuan Asian Games 2018.

Kedua dari anggaran fasilitas bantuan kegiatan peningkatan kapasitas tenaga keolahragaan KONI pusat 2018. Ketiga dari bantuan pemerintah kepada KONI guna pelaksanaan pengawasan dan pendampingan (wasping) pada kegiatan peningkatan prestasi olahraga nasional.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
42 menit lalu

Noel Sindir OTT KPK dalam Kasus Ketua PN Depok: Perangi Korupsi atau Negara Ini?

Nasional
22 jam lalu

Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar

Nasional
1 hari lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Nasional
1 hari lalu

KPK Ungkap Tren Emas Mulai Jadi Alat Suap: Barang Kecil, Nilainya Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal