KBRI Teheran Terus Pantau Kondisi 376 WNI Imbas Perang Iran-Israel 

Widya Michella
Situasi di Iran terus dipantau KBRI Teheran untuk memastikan keselamatan WNI (Foto: Reuters)

Selain itu, KBRI Tehran, lanjutnya juga telah melakukan pemutakhiran rencana kontijensi sebagai antisipasi ekskalasi konflik lebih lanjut. 
Sebelumnya, Sekjen PBB Antonio Guterres juga mengecam serangan Iran ke Israel. Dia pun mendesak semua pihak untuk menahan diri.

“Saya mengutuk keras eskalasi serius yang ditunjukkan oleh serangan besar-besaran yang dilancarkan Republik Islam Iran terhadap Israel malam ini. Saya menyerukan penghentian segera permusuhan ini,” ujarnya.

Dia mengaku sangat khawatir mengenai bahaya nyata dari eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kali ini. “Saya telah berulang kali menekankan bahwa baik kawasan maupun dunia tidak boleh melakukan perang lagi,” tuturnya.

Iran dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 200 drone dan rudal ke Israel sejak Sabtu (13/4/2024) malam. Ini adalah serangan pertama yang dilakukan Iran secara langsung terhadap wilayah Israel.

Menurut Teheran, serangan akhir pekan ini adalah pembalasan atas serangan Israel terhadap Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, 1 April lalu. Serangan zionis kala itu menewaskan tujuh perwira Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, termasuk dua komandan seniornya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Beri Pendampingan Hukum

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

57 tahun lalu

Kapal Kargo Golden Star 1 Berawak 9 WNI Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

57 tahun lalu

Kemenkum Terima 335 Permohonan Naturalisasi, 717 Orang Berkewarganegaraan Ganda Ajukan Jadi WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal