KDI Buka Suara usai Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Dana Kolegium Dokter Rp13,2 Miliar

Danandaya Arya Putra
Kolegium Dokter Indonesia (KDI) buka suara usai dilaporkan oleh PP PDUI terkait penggelapan dana. (Foto: iNews.id/Danandaya)

JAKARTA, iNews.id - Kolegium Dokter Indonesia (KDI) buka suara usai dilaporkan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PP PDUI) ke kepolisian terkait dugaan penggelapan dana organisasi senilai Rp13,2 miliar. Pengurus KDI periode 2023–2026 menyampaikan klarifikasi sekaligus menempuh langkah hukum atas tudingan tersebut.

Ketua KDI periode 2023-2026, dr. Mahmud Ghaznawie bersama bendahara dr. Fika Ekayanti menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026). Mahmud mengatakan, tudingan yang dialamatkan kepadanya tidak memiliki dasar hukum dan tidak didukung bukti yang sah.

"Kami menegaskan tuduhan tersebut tidak benar, tidak berdasar hukum, dan tidak didukung bukti yang sah, dan berpotensi mencemarkan nama baik kami sebagai pengurus KDI yang sah," kata dr. Mahmud.

Mahmud mengatakan, pengelolaan keuangan KDI dilakukan secara transparan dan penuh dengan kehati-hatian. Keuangan KDI diaudit secara independen oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Rekening PB IDI-KDI adalah rekening dana organisasi. Perubahan spesimen tanda tangan berdasarkan SK PB IDI," katanya.

Dia menambahkan, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus KDI telah disampaikan dalam KONAS V PDUI yang sah dan diterima tanpa catatan apa pun. Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban oleh forum organisasi. Atas tudingan tersebut, KDI telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Metro Jakarta Selatan, pada 3 Februari 2026.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Dasco Turun Tangan Tuntaskan Pengembalian Dana Rp28 Miliar Milik Gereja Katolik Aek Nabara di BNI

Seleb
11 hari lalu

Fuji Murka! Berharap Eks Pegawai Dipenjara daripada Balikin Uang Nyaris Rp1 Miliar

Seleb
11 hari lalu

Fuji Beberkan Gaji Admin Medsosnya Tembus 2 Digit, Berapa Nominalnya?

Nasional
13 hari lalu

BNI Ungkap Kronologi Dugaan Penggelapan Dana Gereja Aek Nabara Rp28 Miliar, Terbongkar di 2026

Nasional
13 hari lalu

Kasus Dugaan Penggelapan Uang Gereja Aek Nabara Rp28 Miliar, BNI Komitmen Kembalikan Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal