Menurutnya, Betty menawarkan pemberian bunga lebih tinggi 10-25 persen dibandingkan menyimpan uang pada Bank Mega KCP Permata Hijau Jaksel dengan bunga flat.
"Adapun transaksi yang dijalankan terdakwa dilakukan menggunakan pola cash to cash melakukan penarikan dari nasabah satu dan disetor tunai ke nasabah lainnya dan akibat kejadian tersebut para nasabah mengalami kerugian Rp22.245.000.000 yang digunakan oleh terdakwa untuk kepentingan pribadi," ucapnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 1556 K/Pid.Sus/2015 Tanggal 19 April 2016, Nurbaiti dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tersebut dan dihukum pidana penjara selama delapan tahun serta dihukum membayar denda sebesar Rp1.000.000.000 subsidiair satu tahun kurungan.