JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) meminta petani di berbagai daerah mengoptimalkan pompa air guna menghadapi potensi El Nino atau kekeringan yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Andi Nur Alam Syah menegaskan, pemanfaatan pompa air secara maksimal menjadi langkah penting menjaga produktivitas lahan pertanian di tengah ancaman kekeringan.
“Optimalkan pemanfaatan pompa yang sudah ada. Pastikan sumber air disiapkan, saluran diperbaiki, dan distribusi air diatur dengan baik. Ini kunci agar lahan tetap produktif meskipun tekanan iklim meningkat,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
Dia menyebut, sejak 2023 hingga 2025 pemerintah telah menyalurkan 80.158 unit pompa air kepada kelompok tani di seluruh Indonesia. Bantuan tersebut dinilai sebagai aset strategis untuk mengantisipasi potensi kekeringan akibat perubahan iklim.
“Pemerintah sejak 2023 hingga 2025 telah menyalurkan sebanyak 80.158 unit pompa air kepada kelompok tani di seluruh Indonesia. Ini adalah aset strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk menghadapi potensi kekeringan,” ujarnya.
Andi menambahkan, pompa air yang diberikan melalui bantuan pemerintah bukan sekadar bantuan sosial, tetapi instrumen produksi yang harus dijaga serta digunakan secara kolektif oleh petani.