Kekeringan Mengintai, Kementan Minta Petani Optimalkan Pompa Air

Tangguh Yudha
Ilustrasi kekeringan (foto: Freepik)

Selain optimalisasi pompa air, Kementan mengimbau petani dan pemerintah daerah mulai melakukan langkah antisipatif lain, seperti mengidentifikasi sumber air, memperbaiki galengan, mengatur pola tanam, serta menerapkan pergiliran distribusi air secara efektif.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pengalaman menghadapi El Nino pada 2023 menjadi pelajaran penting dalam menyusun strategi saat ini.

Saat itu, pemerintah sempat memperkirakan kebutuhan impor beras hingga 10 juta ton akibat ancaman kekeringan. Namun melalui percepatan pompanisasi, perbaikan irigasi, dan optimalisasi lahan, impor beras berhasil ditekan menjadi sekitar 3 juta ton.

“Dulu tahun 2023 itu ada El Nino juga yang tidak kalah kerasnya, dahsyatnya. Rencana waktu itu saya masih ingat dalam Ratas kita mau impor beras 10 juta ton. Tapi dengan kerja keras, paralel, sambil kita kerja keras mengantisipasi El Nino, kita melakukan pompanisasi, irigasi, oplah, itu kita berhasil menekan impor hanya sekitar 3 juta ton,” katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 jam lalu

Rapat Bareng DPR, Menhut Ungkap El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015: Jangan Bakar Lahan!

11 jam lalu

Menhut Apresiasi Peringatan Dini BMKG soal El Nino, Bekal Antisipasi Karhutla

3 hari lalu

Petani hingga Buruh Pabrik Diundang Prabowo Ikut Upacara HUT ke-81 RI di Istana

6 hari lalu

Apresiasi Respons Cepat Mentan Amran, Komisioner Komnas Perempuan Daden Sukendar: Sudah Clear!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal